Ganyong

tentang

Gayong (Canna discolor)

  • Ganyong (Canna discolor L. syn. C. edulis, suku kana-kanaan atau Cannaceae) adalah Tanaman penghasil umbi, Tanaman ini memiliki banyak manfaat baik untuk dikonsumsi sebagai penganan penganti beras atau dimanfaatkan sebagai tanaman obat.

    Tanaman ini umumnya dikenal dan tumbuh di pedesaan. Tanaman ganyong ini awalnya berasal dari daerah Amerika Selatan, namun sudah lama akrab di antara masyarakat Indonesia, khsusunya para petani.

    Ganyong banyak memiliki persamaan nama lain di beberapa daerah di Indonesia, yaitu buah tasbih, ubi pikul, ganyal, ganyol, sinetra, dan lainnya. Istilah di mancanegara untuk menyebut ganyong adalah dengan sebutan Queensland Arrowroot. Ganyong merupakan jenis tanaman umbi-umbian, atau yang banyak dimanfaatkan rimpangnya untuk dikonsumsi.

    Ganyong mengandung cukup tinggi karbohidrat, selain itu menurut Data Direktorat Gizi Depkes RI, kandungan gizi Ganyong untuk setiap 100 gram nya terdiri dari kalori 95,00 kal, protein 1,00 g, lemak 0,11 g, karbohidrat 22,60 g, kalsium 21,00 g, fosfor 70,00 g, zat besi 1,90 mg, vitamin B1 0,10 mg, vitamin C 10,00 mg, air 75,00 g.

    Manfaat dan Penggunaan

    1. Sumber Karbohidrat: Umbi ganyong kaya akan karbohidrat kompleks, yang merupakan sumber energi yang baik.

    2. Pangan Alternatif: Ganyong sering dijadikan sebagai pangan alternatif di beberapa daerah di Asia Tenggara, terutama di daerah pedesaan.

    3. Bahan Makanan: Umbi ganyong dapat dimasak seperti kentang, seperti digoreng, direbus, atau diolah menjadi tepung untuk berbagai jenis makanan.

    Kandungan Gizi

    1. Serat: Ganyong mengandung serat makanan yang membantu dalam pencernaan.

    2. Vitamin dan Mineral: Mengandung beberapa vitamin dan mineral seperti vitamin C, mangan, tembaga, dan zat besi dalam jumlah yang cukup

     

    Ganyong, atau Dioscorea bulbifera, dapat diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat. Berikut beberapa cara umum untuk mengolah ganyong:

    1. Merebus atau Direbus

    • Langkah-langkah:
      • Bersihkan umbi ganyong dengan air bersih untuk menghilangkan tanah dan kotoran.
      • Kupas kulit umbi ganyong jika diperlukan.
      • Potong umbi ganyong menjadi potongan-potongan yang sesuai.
      • Rebus potongan-potongan umbi ganyong dalam air mendidih sampai lunak, biasanya sekitar 15-20 menit tergantung pada ukuran potongan.
      • Setelah matang, tiriskan dan siapkan untuk dihidangkan.

    2. Digoreng

    • Langkah-langkah:
      • Bersihkan dan kupas umbi ganyong seperti yang dijelaskan sebelumnya.
      • Potong umbi ganyong menjadi potongan-potongan kecil atau iris tipis-tipis.
      • Panaskan minyak dalam wajan.
      • Goreng potongan-potongan umbi ganyong dalam minyak panas hingga kecokelatan dan renyah.
      • Angkat dan tiriskan di atas kertas dapur untuk menghilangkan minyak berlebihan.
      • Hidangkan sebagai camilan atau tambahan dalam berbagai hidangan.

    3. Digiling atau Dihaluskan

    • Langkah-langkah:
      • Setelah direbus dan lunak, umbi ganyong dapat digiling atau dihaluskan untuk membuat tepung ganyong.
      • Haluskan umbi ganyong dengan menggunakan blender atau alat penghalus makanan lainnya hingga menjadi bubur atau tepung yang halus.
      • Tepung ganyong ini dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat kue, roti, atau kudapan lainnya.

    4. Dipanggang atau Dipanggang dalam Oven

    • Langkah-langkah:
      • Bersihkan dan kupas umbi ganyong seperti di atas.
      • Potong umbi ganyong menjadi potongan-potongan kecil atau iris tipis-tipis.
      • Taburi dengan sedikit minyak atau bumbu sesuai selera.
      • Panggang di dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya pada suhu sekitar 180-200°C sampai matang dan kecokelatan.

    5. Dalam Sup atau Kuah

    • Langkah-langkah:
      • Potong umbi ganyong menjadi potongan-potongan kecil atau kubus.
      • Masukkan ke dalam sup atau kuah yang sedang dimasak untuk menambahkan tekstur dan rasa.
      • Biarkan masak bersama dengan bahan lain dalam sup atau kuah hingga lunak dan matang.

    Tips Tambahan:

    • Untuk menjaga kandungan gizi, disarankan untuk tidak membuang air rebusan ganyong saat mengolahnya.
    • Rasa ganyong yang ringan dan sedikit manis membuatnya cocok untuk berbagai jenis masakan, mulai dari hidangan utama hingga camilan.

    Dengan berbagai cara mengolahnya, ganyong dapat menjadi pilihan yang serbaguna dalam menu masakan Anda. Pastikan untuk menyesuaikan metode pengolahan dengan resep atau preferensi makanan Anda.