tentang
Tomat (Lycopersicon)
- Menjaga Kesehatan Jantung. Kandungan Likopen dan Beta Karoten dalam tubuh dapat memengaruhi risiko terhadap serangan jantung
- Mencegah Kanker
- Melancarkan Pencernaan
- Menjaga Kesehatan Mata
- Menjaga Kesehatan Kulit
- Meningkatkan Kesehatan Saat Hamil
Langkah Membuat ramuan tomat:
Bahan :
- 5 buah tomat segar
- 400 ml air matang atau secukupnya sesuai media
- 30 gr gula putih atau sesuai selera
Cara Membuat :
- Cuci bersih tomat
- Potong kecil-kecil setiap tomat
- Masukkan tomat yang telah dibelah ke dalam blender beserta air dan gula yang telah disiapkan
- Blender semua bahan tersebut
- Jika sudah lembut, matikan blender dan tuangkan ke dalam gelas
- Jus tomat segar siap diminum
Tomat merupakan tumbuhan yang pertama kali ditemukan di Amerika Selatan, nasih berkerabat dengan terung, kentang dan paprika.Tomat termasuk buah karena strukturnya mempunyai daging dan biji yang aman apabila tertelan. Namun hingga kini masih banyak yang menganggap tomat sebagai sayuran, karena salah satu fungsinya sebagai penyedap dalam masakan.
Tomat merupakan buah yang memilki warna merah menarik serta kaya akan kandungan vitamin seperti vitamin C. Maka tidak salah kalau tomat sangat bermanfaat menjaga sistem imun tubuh. Tiap 100 gram tomat mengandung kalori 20 kal, protein 1 gram, lemak 0,3 gram, karbohidrat 4,2 gram, kalsium 5 miligram, karoten (vitamin A) 1500 SI, thiamin (vitamin B) 60 mikrogram, asam Askorbat (vitamin C) 40 miligram, fosfor 27 miligram, zat besi 0,5 miligram, potassium 360 miligram.
Buah tomat banyak mafaat bagi tubuh. Buah ini pun mudah ditemukan dan harganya sangat bersahabat. Berikut lima hal penting seputar buah yang kaya antioksidan ini.
- 100 gram tomat memenuhi 20 persen kebutuhan vitamin C sehari. 100 gram tomat juga menyumbang kan sekitar 10 hingga 20 persen kebutuhan vitamin A sehari. Kombinasi vitamin A dan C ini adalah sumber antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
- Kombinasi vitamin a dan C dalam tomat berguna untuk memeliha kesehatan gigi dan gusi, mempercepat sembuhnya luka, mencegah perdarahan pembuluh darah halus, menjaga orga penglihatan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan reproduksi.
- Ada tiga kandungan penting dalam tomat ; beta karoten, likopen, enzim fitoena, dan fitofluena. Ketika enzim tersebut berfungsi sebagai antioksidan tinggi untuk mengikat radikal bebas, tabir surya alami tubuh , dan mengurangi risiko penyakit degeneratif.
- Tomat yang sudah diolah dalam bentuk jus atau dimasak lebih bermanfaat bagi tubuh ketimbang dimakan mentah. Jumlah likopen dalam bentuk jus tomat bisa mencapai lima kali lebih banyak daripada tomat segar. Dalam 100 gram jus tomat terdapat 7 gram kalsium, 15 miligram fosfor, 0,9 miligran zat besi, 230 miligram natrium dan 230 miligram kalium.
- Tomat harus disimpan dalam suhu yang tidak terlalu tinggi, misalnya suhu kamar. Atau disimpan dalam lemari es, sebab suhu tinggi dapat merusak tomat.
Tomat mudah teroksidasi, yang dapat memengaruhi buah atau sayur lain lekas masak. Oleh karena itu, disimpan tomat dalam plastik dan jauhkan dari buah atau sayur lainnya. Tomat hijau untuk jenis tomat yang masih hijau, simpanlah di dalam kotak kardus hingga warnanya memerah dan matang. Atau bila tidak ada kotak kardus, letakkan didalam boks plastik dan dialasi koran. Tomat matang tomat yang mejelang matang atau sudah matang sebaiknya dicuci bersih dan disimpan di suhu ruang. Jauhkan dari sinar matahari dan simpan dengan cara berjajar, jangan ditumpuk agar tidak mudah matang. Dengan cara ini bisa bertahan hingga 2-3 hari. Tomat terlalu matang, bila tomat sudah empuk dan sangat matang maka lebih baik disimpan di lemari es agar bisa dipakai lebih lama dan tetap segar. Saat akan dimasak, biarkan sejenak suhu ruang agar tidak kehilangan aroma aslinya.
Mengonsumsinya secara rutin dapat memberikan manfaat baik untuk kesehatan, seperti:
1. Menjaga kesehatan jantung
Tomat mengandung likopen yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Likopen adalah antioksidan yang membantu melindungi jantung dari kerusakan radikal bebas.
Melansir dari jurnal Annals of Nutrition and Metabolism yang berjudul Effect of Lycopene and Tomato Products on Cholesterol Metabolism, mengonsumsi tomat yang mengandung likopen mampu menurunkan kadar kolesterol jahat sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung.
2. Menurunkan tekanan darah
Kandungan kalium dalam tomat dapat membantu mengendalikan tekanan darah. Kalium membantu mengurangi ketegangan pada dinding pembuluh darah dan menurunkan risiko hipertensi.
3. Manfaat tomat untuk mencegah kanker
Likopen dalam tomat terkait dengan pengurangan risiko kanker, terutama kanker prostat, paru-paru, dan perut. Antioksidan dalam tomat membantu melawan sel-sel kanker dan mencegah pertumbuhannya.
Bahkan, melansir dari jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers, and Prevention yang berjudul Prospective Study of Carotenoids, Tocopherols, and Retinoid Concentrations and The Risk of Breast Cancer, melakukan penelitian terhadap beberapa wanita.
Hasilnya, mengonsumsi tomat bisa meningkatkan karotenoid dalam tubuh yang mencegah perkembangan sel kanker pada payudara.
4. Meningkatkan kesehatan mata
Tomat mengandung vitamin A, vitamin C, dan likopen yang baik untuk kesehatan mata. Nutrisi ini membantu mencegah degenerasi makula dan gangguan penglihatan lainnya.
5. Manfaat tomat untuk menjaga berat badan yang sehat
Tomat rendah kalori dan kaya serat, yang membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat membantu mengontrol nafsu makan, menjaga berat badan yang sehat, dan mendukung program penurunan berat badan.
6. Menjaga kesehatan tulang
Tomat mengandung vitamin K dan kalsium, yang penting untuk kesehatan tulang yang baik. Kalsium membantu menjaga kepadatan tulang, sementara vitamin K mendukung penyerapan kalsium yang optimal.
7. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Vitamin C dalam tomat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi. Mengonsumsi tomat secara teratur dapat membantu menjaga tubuh tetap sehat dan mencegah penyakit.
8. Manfaat tomat untuk kesehatan kulit
Kandungan vitamin C dan likopen dalam tomat memberikan manfaat anti-penuaan pada kulit. Nutrisi ini membantu melawan kerusakan akibat paparan sinar matahari dan memperbaiki kerusakan kulit.
9. Meningkatkan pencernaan
Tomat kaya akan serat, yang membantu memperbaiki pencernaan dan mencegah sembelit. Serat juga mendukung pertumbuhan bakteri sehat dalam saluran pencernaan.
10. Menjaga kesehatan otak
Antioksidan dalam tomat dapat melindungi otak dari kerusakan oksidatif dan membantu menjaga kognisi yang baik. Nutrisi tomat dapat membantu mencegah penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
11. Menjaga kesehatan ginjal
Selain itu, tomat memiliki sifat diuretik alami yang dapat membantu membersihkan ginjal dan mengurangi risiko batu ginjal.
Dalam rangka memanfaatkan manfaat tomat secara maksimal, sebaiknya mengonsumsinya dalam bentuk segar atau dengan cara yang tidak terlalu melalui proses panjang. Kamu dapat menikmati tomat dalam salad, jus, sup, saus, atau dijadikan bahan tambahan dalam berbagai hidangan.